KECERDASAN EMOSI DALAM PENJAS

Pendidikan jasmani merupakan pendidikan yang menggunakan aktivitas jasmani sebagai media untuk mencapai tujuan. Pendidikan jasmani makin penting dan strategis dalam kehidupan era teknologi yang sarat perubahan, persaingan dan kompleksitas. Pendidikan jasmani merupakan sarana yang efektif dan efisien untuk meningkatkan disiplin dan rasa tanggung jawab, kreativitas dan daya inovasi serta mengembangkan kecerdasan emosional.

Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) disebutkan bahwa pendidikan jasmani adalah suatu proses pendidikan melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Lingkungan belajar diatur secara seksama untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan seluruh ranah, jasmani, psikomotorik, kognitif, dan afektif setiap siswa.

Pendidikan jasmani memiliki tujuan: (a) meletakkan landasan karakter moral, (b) membangun landasan kepribadian yang kuat, sikap cinta damai, sikap sosial dan toleransi, (c) menumbuhkan kemampuan berfikir kritis, (d) mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, kerjasama, percaya diri, dan demokratis, mengembangkan kemampuan gerak dan keterampilan berbagai macam permainan dan olahraga, (e) mengembangkan keterampilan mengelola diri dalam pemeliharaan kebugaran (Depdiknas; 2003b).

Kecerdasan emosi meliputi kemampuan mengungkapkan perasaan, kesadaran serta pemahaman tentang emosi dan kemampuan untuk mengatur dan mengendalikannya. Kecerdasan emosi dapat juga diartikan kemampuan untuk mengendalikan dan memahami perasaan kita dan perasaan orang lain yang menuntun kemampuan mengatur perasaan tersebut.

Orang yang cerdas emosi tidak hanya memiliki emosi atau perasaan namun juga memahami apa artinya. Orang tersebut dapat memahami dirinya sendiri dan mampu memahami orang lain. Seolah-olah ia merasakan apa yang dirasakan orang lain.  Unsur-unsur kecerdasan emosi. Ada 5 Unsur kecerdasan emosi  : 1) Memahami emosi-emosi sendiri; 2) Mampu mengelola  emosi-emosi sendiri; 3) Memotivasi diri sendiri ; 4) Memahami emosi–emosi orang lain ; 4) Mampu membina hubungan sosial

Untuk mengetahui kecerdasan emosi seseorang, kelima unsur di atas dapat dijadikan barometer untuk mengukur apakah termasuk orang yang cerdas secara emosi. Hal-hal yang spesifik yang perlu dipahami dan dimiliki oleh orang-orang yang cerdas secara emosi  :

  1. 1.    Mengatasi Stress

Stress merupakan tekanan yang timbul akibat beban hidup, stress dapat dialami oleh siapa saja. Toleransi terhadap stress merupakan kemampuan untuk bertahan terhadap peristiwa-peristiwa buruk dan situasi penuh tekanan tanpa menjadi hancur.

Orang yang cerdas secara emosional mampu menghadapi kesulitan hidup dengan kepala tegak, tabah dan tidak mudah putus asa dan larut dalam emosi yang kuat. Cenderung menghadapi semua masalah dan bukan lain serta menghindari . Walaupun mungkin sesekali pernah terjatuh tetapi tidak terpuruk dan kembali sadar.

  1. 2.    Mengendalikan dorongan hati

Merupakan karakter emosi untuk menunda kesenangan sesaat untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dari masalah. Mengendalikan diri dapat diistilahkan menahan diri. Orang yang cerdas secara emosi tidak memiliki prinsip memiliki segalanya saat itu juga. Mengendalikan dorongan hati merupakan cara untuk bersabar dan mengubah rasa sakit dan kesulitan saat ini dengan kesenangan yang lebih besar pada masa mendatang.

  1. 3.    Mengelola suasana hati

Merupakan kemampuan emosional yang meliputi kecakapan untuk tetap tenang dan tidak gelisah dalam suasana apapun dan mampu mengatasi kesedihan dari sesuatu yang menjengkelkan. Mereka cepat semangat dan tahu cara menenangkan hati.

Orang yang cerdas secara emosi tidak berada di bawah kekuasaan emosi. Mengelola susana hati bukan  berarti menekan perasaan. Salah satu ekspresi emosi yang biasa timbul bagi setiap orang adalah marah. Tetapi marah yang dilakukan kepada orang yang tepat, waktu dan tujuan dengan cara yang tepat.

  1. 4.    Memotivasi diri

Orang yang memiliki kecerdasan emosi cenderung sangat produktif dan efektif dalam hal apapun yang mereka hadapi. Untuk memotivasi diri sendiri dapat dengan membaca buku atau artikel yang positif, evaluasi diri.

  1. 5.    Memahami orang lain

Menyadari dan menghargai perasaan orang lain adalah hal yang terpenting dalam kecerdasan emosi yang disebut empati. Empati berarti melihat dunia dari mata orang lain, yang berarti dapat membaca dan memahami emosi-emosi orang lain. Memahami orang lain dengan menjadi pendengar yang baik walaupun tidak harus setuju dengan apa yang kita dengar.

  1. 6.    Kemampuan sosial

Memiliki perhatian mendasar  terhadap orang lain merupakan kemampuan sosial. Orang yang mempun yang kemampuan sosial dapat bergaul dengan siapa saja dan dimana saja, menyenangkan dan tenggang rasa atau menghormati orang lain walaupun berbeda dan dalam keadaan apapun. Sikap seperti itu memerlukan harga diri yang tinggi berupa menerima diri sendiri apa adanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s